"selamat siang...saya seneng sekali datang diforum ini ...wahai generasi para pembela bangsa".Kalimat pembuka yang cukup menggetarkan hati oleh seorang bapak yang terlihat cukup masih muda.Intelektual Property Right..adalah hak dimana ide dan karya anda dilindungi dan dihargaui.Ucap bapak yang mungkin asli dari pulau Dewata bernama Bayu Gedhe..Saya telah 3 kali mematenkan kekeyaan ide dan intelektual saya. Lalu bagaimana dengan anda?
pengetahauan ,ilmu dan ide akan menjadi mulia dengan memberikan sebuah niali kemanfaatan untuk manusia, alam ataupun lingkungan.Namun sayang sekali jika pengetahuan itu justru malah mencelakakan manusia. Ah kalimat selanjutnya tidak membuatku tertarik...semakin terlihat jelas perbedaan aqidah antara aku denganmu pa...ya Beliau sedikit kaitkan pengetahuan ilmu merakit bom dengan para teroris..
Ah tapi forum tadi sungguh menyentilku..kekayaan intelektual?ide?teknologi?inovasi?modifikasi?produk atau apalah?.Membuatku semakin merasa kenapa mereka punya dan mampu melakukanya...Serasa begitu mudahnya untuk mendapatkan. Sadar sebenarnya memang kalo Allah pun sering mengingatkan dan menekankan "jadilah kau orang yang berakal" atau "ini hanya untuk orang orang yang berfikir".Begitu banyak penggalan ayat itu dalam AlqURAN.Tapi kenapa ya otak ini masih saja belum bisa diisi sesuai kapasitas bagaimana Allah menciptakan kecerdasan akal otak untuk manusia.
ya sudahlah memang harus diakui menjadi muslim dashyat itu penuh kompetisi dengan musuh musuh Allah. Kaum cerdas yahudi, nasrani, memang mereka lebih mampu melakukanya..
Selalu saja setiap keluar ruangan ataupun forum sebuah conclusion diri yang kudapati masih selalu sama "ya ..aku belum bisa menjadi muslim yang bisa membuktikan izzah islam ..
ya Rahman ..semoga masih ada kesempatan untukku..bisa membuktikan demi izzah Islam..apapun kontribusi dan kemampuan yang ada dalam diri ini.Tapi sepertinya saat ini aku membutuhkan prestasi diri untuk membuktikan bahwa aku ada..
Beneran..jangan sampai menyesal dimasa tua esok...
nb : terimakasih hak kekayaan intelektual yang telah kau buktikan kepadaku..
untuk pa Dwi non muslim sebagai dosen penguji skripsiku..
untuk tmen2 kimia non muslim yang cerdas cerdas dan baik baik like "D"C"
Untuk adek yang ketrima diUGM dengan agamanya KongHuChu
untuk aktivis hidhu adek mipa dengan prestasinya aktif diLSIS
Untuk pa Bayu gedhe dosen mipa
beneran janji...esok ku buktikan kemenangan itu ada untukku dan hanya karena ALlah dan untuk Islam
searching katalis diri untuk ciptakan momentum akselerasi perubahan diri menuju perbaikan semakin mencintai Allah dan dicintai Allah ....amin ...inssyAllah
Jumat, 23 April 2010
Minggu, 18 April 2010
karena cinta
Demi cinta Allah pada kita semua, dan demi cintaku padamu, .. berkarya untuk keluarga, untuk umat, untuk bangsa, untuk Allah
SWOT life maping
cari startegi pencapaian
bertahap
fokus
ikhtiar
yakin
karena cinta ....ALlah mudahkan dan tunjukan yang terbaik..pasti
SWOT life maping
cari startegi pencapaian
bertahap
fokus
ikhtiar
yakin
karena cinta ....ALlah mudahkan dan tunjukan yang terbaik..pasti
Kamis, 18 Februari 2010
memberi

Pujian keesyukuran bagi orang yang kuat adalah memberi bagian dari kekuatanya untuk menolong yang lemah, pujian bagi orang yang sehat adalah memberikan bantuanya kepada oarang yang sakit.Pujian bagi yang kaya adalah mau memberi bagianya pada yang miskin...Alhamduliah..puji syukur hanyalah untuk Allah yang memberikanya. Tapi terkadang manusia sombong merasa keberhasilanya dan kemampuan memberinya karena usahanya. Teringat perkataan seorang teman yang baru menang lomba nasional...selamat ya. jawabnya " itu pemberian dari Allah dan untukNya pula kulakukan".Subhanallah....Allah yang memberikan pasti sesuai kehendakNya, tapi gmn klo manusia yang memberi...
Agh..memberi tak semudah tangan yang menyampaikanya. Ada kekuatan yang sangat dashyat dalam diri manusia kketika memberi. Jika hatinya cerdas, jernih dan ikhlas memberi maka hidupnya tenang..tidak akan pernah ada rasa kekhawatiran atau kegelisahan menjadi lemah atau miskin. Ya...kaya atau miskin menjadi tidak mutlak ketika kita memberi..pikiran kita bisa reversibel dengan konsep memberi. Kaya miskin, kuat lemah, susah senang tetap bisa memeberi...Seringkali ya memang selalu saju kulakukan perhitungan..mungkin ketika memberi diatas neraca keseimbangan hidup kita..hem..padahal ku tahu teorinya perhitungan Allah lebih tepat dan penuh keajaiban. Susahnya memberi jika tidak menjadi kebiasaan...kebiasaan pun terkadang jika belum tahu hakikatnya maka keikhlasan bisa menjadi kabur dititik akhir pemberianya. Kata kata hanya untuk Allah mudah..tapi begitu dalam maknanya.
Kisah adek "salsa sikecil" mengajarkan, sewaktu main dia megang mainan, lalu datanglah dina temen mainya dengan tergesa dia langsung merebut mainan salsa. Waktu itu salsa hanya bilang "punya cacha mana".Nah datanglah ibunya yang bilang "jangan rebut mainan salsa... bilang dulu kalo pinjam".Kemudian dina balikin mainan cacha yang ddirebut dan dipilihnya yang paling kecil. Lalu apa ucap salsa waktu itu" makasih dina"(dengan wajah senyum polosnya). Ya Rabb ini bocah mainan dah direbut masih bisa bilang terimaksih pula...ck..ck. Begitulah ibunya mengajarkan ucapan terimakasih ketika ada orang yang memberi.Ops ni sama aja ..kebiasaan anak kecil untuk berbagi dengan mudah sewaktu bermain bersama harusnya tetap bertahan ketika menginjak dewasa...Apalagi ketika dewasa sudah mengenal hakikat "bank kebajikan" dan tabungan amal yang berlipat ganda...Sebaik baik perniagaan adalah perniagaan dengan Allah..
sudah saatnya berlomba lomba untuk perbanyak buka rekening amal disemua bank diindonesia..loh luar negeri juga bisa (munasorohnya dah nyampe palestina blm ya).
ya Rabb berikanlah kekutan dan kejernihan jiwa untuk selalu memberi
Kamis, 04 Februari 2010
ibu
ibnu abbas radiyaallahuanhuma berkata "sesungguhnya saya tidak mengetahui ssuatu amalan yang lebih mendekatkan seseorang pada Allah melebihi berbakti kepada ibu"Shahihu Adabil Mufrad,4
Baru kali ini...pulang 3 hari full hanya bedua dirumah..bener kehabisan baahan pembicaraan untuk sekedar ngobrol ama ibu..bingung milih tema cerita...aneh baanget..mau ngbrol bab ini takut salah..takut tersinggung..bab ini takut mengecewakan..bab ini takut ...ya Rahman..sebaik baik akhlak manusia adalah seorang anak pada ibunya...
Batinku berkata..anakmu tak ingin lisan berkata..biarlah sikap dan tindakan yang menunjukan...
Baru kali ini...pulang 3 hari full hanya bedua dirumah..bener kehabisan baahan pembicaraan untuk sekedar ngobrol ama ibu..bingung milih tema cerita...aneh baanget..mau ngbrol bab ini takut salah..takut tersinggung..bab ini takut mengecewakan..bab ini takut ...ya Rahman..sebaik baik akhlak manusia adalah seorang anak pada ibunya...
Batinku berkata..anakmu tak ingin lisan berkata..biarlah sikap dan tindakan yang menunjukan...
Jumat, 15 Januari 2010
skenario hidup 2
Ngelab...refulks...baca buku dikantin habisin air mata ampe ak punya inspirasi...posting tulisan "skenario hidup" dengan emosi sesaat..hingga tak sadar Allah lebih tahu dari bersitan hati ini akan semua aktivitasku hari ini. Pertanyaan skenario hidup itu dijawab sama Allah ya diforum sore tadi. Ketika tangisan itu hanya ada dalam novel,tapi kali ini benneran..ini benar teman...ada didunia..tubuh ini lemes ..lunglai..tak tertahankan.Ukhty x baru ditinggal ayah dan ibunya kemaren, dia lagi semester 4 dengan 3 adeknya yang satu dah sma dan divonis harus masuk terapi RSJ Magelang dan dua lagi masih smp dan kelas 5 sd, dia harus memenuhi wasiat ibunya bahwa adiknya semua ga boleh dengan orang tua asuh, dia juga harus mengurusi usaha almhm ibunya.Dia juga punya problem internal keluarganya. Sore ini dia harus pulang karena besok pagi harus ketemu 2 kepala sekolah adeknya yang g boleh diwakilkan, besok pagi juga dia harus mengganti ujian semesteran yang dia tinggalkan karena kmrn baru duka almhm ibunya dan dia juga harus mengurusi keuangan bisnis minyak dan bungkilnya almhm ibunya.Dia bingung teman...(AK HANYA BISA MENDOAKAN...)
Ak berbagi..karena tenyata tarbiyah dan skenario hidup dia bener2 Allah yang berikan. Hingga tadi sesaat setelah diforum itu..ampe khilaf aku berkata...kenapa ak ga tau ujian mana yang Allah terus mengujiku hingga aku tahu kelemahanku. Istighfar ukhty....ya Rabb..manusia yang sungguh sangat hina dan kerdil ini.Kesombongan kadang menyelinap tanpa sengaja dan tanap kita ketahui..Ak tak bayangkan siukhty tadi...Ya Rabb lindungi dia dan mudahkan urusanya...
Setelah pulang diforum itu semua rencanaku terbang ditelan langit...niatnya ngelesi jam setengah 4..ampe molor dan akhirnya aku batalkan. Motor kubelokan ke warnet...karena ingin segera meralat tulisan tentang "skenario hidup". Napas panjang dan jantung berdegup kencang...ternyata ketika kubuka suatu portal waktu ngenet, ak bener2 shock..tidak seperti yang kubayangkan. Diluar kontrol...Saat itu pula dering telp hpku bunyi..ya Rahman ibu yang telp ...tepat disaat klimaks skenario dari Allah berikan untukku hari ini..tak berdya menjawabnya (padahal harusnya kebahagiaan yang disampekan)semoga semoga...doa seorang ibu Allah mengabulkannya , mengingat setelah proses refluks tadi yang wallahu alam..larutanku kecampur vaselin padahal sampelnya tinggal dikit dan shock terapi lihat portal. Tersadarku bahwa Allah berikan skenario hidup tiap orang berbeda dan ujian selalu ada sesuai tingkat kesanggupan hambaNya..SEKALI lagi Allah adalah penggengam jiwa ini.Dia yang berhak memutuskan...Kita hanya bisa berusaha teman...
sekali lagi Allah sangat sayang dengan selalu menegur hambaNya yang lalai
(mba adis...ku merasakan juga...Allah berikan skenario hidup yang terbaik..rasio dan akal benar2 ga bisa menelaah dan mungkin sering tidak logis)
entah ap yang terjadi esok hari...mg termasuk oarang2 yang beruntung
Ak berbagi..karena tenyata tarbiyah dan skenario hidup dia bener2 Allah yang berikan. Hingga tadi sesaat setelah diforum itu..ampe khilaf aku berkata...kenapa ak ga tau ujian mana yang Allah terus mengujiku hingga aku tahu kelemahanku. Istighfar ukhty....ya Rabb..manusia yang sungguh sangat hina dan kerdil ini.Kesombongan kadang menyelinap tanpa sengaja dan tanap kita ketahui..Ak tak bayangkan siukhty tadi...Ya Rabb lindungi dia dan mudahkan urusanya...
Setelah pulang diforum itu semua rencanaku terbang ditelan langit...niatnya ngelesi jam setengah 4..ampe molor dan akhirnya aku batalkan. Motor kubelokan ke warnet...karena ingin segera meralat tulisan tentang "skenario hidup". Napas panjang dan jantung berdegup kencang...ternyata ketika kubuka suatu portal waktu ngenet, ak bener2 shock..tidak seperti yang kubayangkan. Diluar kontrol...Saat itu pula dering telp hpku bunyi..ya Rahman ibu yang telp ...tepat disaat klimaks skenario dari Allah berikan untukku hari ini..tak berdya menjawabnya (padahal harusnya kebahagiaan yang disampekan)semoga semoga...doa seorang ibu Allah mengabulkannya , mengingat setelah proses refluks tadi yang wallahu alam..larutanku kecampur vaselin padahal sampelnya tinggal dikit dan shock terapi lihat portal. Tersadarku bahwa Allah berikan skenario hidup tiap orang berbeda dan ujian selalu ada sesuai tingkat kesanggupan hambaNya..SEKALI lagi Allah adalah penggengam jiwa ini.Dia yang berhak memutuskan...Kita hanya bisa berusaha teman...
sekali lagi Allah sangat sayang dengan selalu menegur hambaNya yang lalai
(mba adis...ku merasakan juga...Allah berikan skenario hidup yang terbaik..rasio dan akal benar2 ga bisa menelaah dan mungkin sering tidak logis)
entah ap yang terjadi esok hari...mg termasuk oarang2 yang beruntung
Kamis, 14 Januari 2010
skenario hidup
Didunia ini ada kisah yang ga tahu benarkah itu ada atau loncatan imajinasi alam bawah sadar manusia?haru biru kisah raihana yang tulus dalam derita dengan gejolak suminya mengejar impian ratu cleoptra, atau nayila dalam gelora jiwanya antara pilihan memerdekakan ayahnya atau menikah dengan Roger tengik katanya.Atau kisah nikah kontrak true story "sandiwara langit" ustad basyir.Ada juga diatas mihrab cinta atau catatan dalam sujudku siAsma atau catatan seorang istri.Agh..Ilmu dan teori akademis itu tak cukup untuk menghasilkan kisah membangun jiwa itu......Ada yang lebih...dimiliki oleh orang itu....ya ak g tahu.Penulis itu seperti pembuat skenario hidup yang seakan akan riil dalam dunia nyata...sampai hendak ku bertanya Allah "sutradara dasyat" hendak membuat skenario seperti apa untukmu wahai penulis...???apa kau mampu menerjemahkan skenario hidupmu sendiri? Akal yang ada seakan ingin menyibak tabir kehidupan...
Tapi tetap saja..ak percaya pengetahuanmu baru sebatas tetesan jarum dalam luasnya samudra dibumi ini...
Tapi tetap saja..ak percaya pengetahuanmu baru sebatas tetesan jarum dalam luasnya samudra dibumi ini...
Langganan:
Postingan (Atom)