Minggu, 16 Maret 2008

subhanalah.....hari yang indah ....semangat Allah BERSAMAKU

Jumat, 29 Februari 2008

Teruntuk : A little Family "Azzahro " (hikmah bag 2 )

Teruntuk : Alittle family “zahro”( hikmah bag 2 )

Entah kenapa ingin menuangkan pada sebuah tulisan.

Terkadang jika mengingat sebuah tulisan yang pernah saya baca sehbat apapun ucapan ataupun tulisan, ia akan tetap kalah dengan sebuah tindakan. Kerja keras dan disiplin mampu melukiskan ribuan kata kata.sepakat…..?Membuat ku ingin berhenti menulis, dan diam tak berkata, cukup buktikan dengan tindakan…. Tapi ini berbeda jika berprinsip pada berkatalah yang baik atau diam, maka pilihlah berkata baik. Semoga tulisan ini , memang semata mata mengingatkan diri sendiri dan merupakan perkataan yang baik untuk saling menasehati dan mengingatkan.

Apakah merasakan diri ini sebagai seorang aktivis, bertebaran diberbagai agenda agenda dakwah kampus. Menjadi pioner dalam dakwah ……, bagaimanakah ketika berbalik pada tempat singgah kos kita? Ya Diriwayatjkan dari Abu Dzar r.a berkata, Rosulullah SAW. Bersabda, “Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, iringilah kejelekan dengan kebaikan yang akan menghapuskanya dan bergaulah dengan sesame manusia dengan akhlak yang baik”. Semoga kita senantiasa mampu memenuhi kewajiban kita kepada Allah, kepada diri kita dan kepada sesame saudara disekitar kita.

Sebuah refleksi diri sendiri, bagaimana diri ini menyiapkan bekal ketika mau melangkah keluar dari pintu kos . Doa, dzikir pagi, hafalan , sholat subuh jamaah atau tahajud ,ataukah masih meninggalkan negative thinking pada sesama saudara. Ataukah ada rasa penyesalan mendalam , karena kita memang masih sering menyempatkan waktu kita untuk tidur b’ada subuh sehingga kesiangan dan mengacaukan aktivitas dalam 1 hari kita.Semoga tidak, sehingga langkah kaki kita akan lebih tenang.untuk menjalani aktivitas kita. Bagaimanakah yang terjadi sebenarnya? …ya kita .masih senantiasa butuh perbaikan tiap harinnya, butuh ada yang mengingatkan dan butuh iltizam yang kuat untuk bersungguh sunnguh memperbaikinya. Seperti yang dikatakan Umar Bin Khatab r.a bahwa “suatu masyarakat yanag kehilangan keseimbangnya manakala ada gejala berikut, ada orang orang saleh yang lemah dan tidak berdaya serta ada orang yang jahat yang kuat dan perkasa “ InsyAllah semoga ini tidak berlaku untuk komunitas zahro, semoga kita digolongkan oleh Allah orang –orang yang shaleh nan perkasa , sehingga kita tidak akan membiarkan saudara yang lain dalam kefuturan.Ide ungkapan hiperbolis, ketika sudah keluar dari pintu zahro beberapa meter, warga zahro sudah milik umat ya ;D….milik umat bukan zahroers lagi. Cos sudah bertebaran dimuka bumi he…he

Sebuah tulisan yang memang berawal untuk diri sendiri ….

Apakah ini Realita dikos, ketika mendapatkan sebuah pertanyaan, bagaimanakah keadaan saudara kita yang lain?terkadang kita tidak mampu menjawabnya, karena terlalu sibuk dengan pikiran dan aktivitas kita. Ataukah kita memang tidak bisa mengoptimalkan kepekaan perasaan kita untuk saudara lain Terkadang untuk sekedar tahu keberadaanya dimana?mabit dimana,?sakit atau tidak ? karena terdengar suara batuk atau pileknya, atau sekedar tahu ada dikamar atau tidak ? kita tidak mengetahuinya. Apalagi bisa mengetahui sejauhmana saudara kita membutuhkan keberadaan kita, dimana kita singgah dalam satu atap.

Adakah rasa kerinduan pada saudara kita? ketika lama tak bersua ataupun sekedar menyapa ataupun terkadang sekedar melihatnya ketika masuk kamar?Kerinduan yang menyaratkan akan adanya benih benih ukhuwah yang tumbuh dalam hati hati kita. Ya , walaupun terkadang ukhuwah bukan berasal dari manisnya ucapan seorang dibibir ataupun dalam seringnya sebuah perjumpaan /pertemuan, tapi ukhuwah ada dalam ingatan sesorang dalam tiap tiap doanya.

Dalam keengganan beretorika untuk pembelaan sikap atas diri sendiri, pastilah seringkali berakhir pada sebuah penyesalan,ya karena memang itu sebuah keniscayaan. .Seringkali dalam keseharian, begitu banyak luka yang kita goreskan pada saudara lain, walaupun dengan kanvas yang begitu tipis , terkadang begitu sakit untuk orang lain. Ketika dalam batas batas kewajaran , akan memunculkan pemakluman atas sikap2 kita.

Ya Rabb , sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan kecintaan kepada Mu , bertemu untuk taat kepada Mu, bersatu dalam dakwah Mu. Dan berjanji setia untuk membela syariat Mu, maka kuatkanlah ikatan pertalianya, kekalkanlah kasih sayangnaya, tunjukanlah jalanya dan penuihilah ia dengan cahaya Mu yang tidak pernah redup……..

Dalam keteraturan sikap, kepekaan ataupun kelembutan hati hati kita pasti berbeda –beda. Akan tetapi sebuah kesamaan dalam diri kita adalah satu, yaitu perbaikan diri menuju perbaikan social, karena itulah batu pijakan dalam dakwah. Sunguh dalam perjalananya hidup kita,dulu….. masa sekarang ini….kelak nanti …..akan menjadi sebuah stasiun kenangan yang memiliki perbedaan dimensi hidup yang berbeda. Ya semoga kita senantiasa berada pada grafik kurva yang linear,dimana perubahan yang ada akan selalu mengalami peningkatan walaupun terkadang naik turun. Ya itulah fungsi keberadaan kita saudara sesama muslim yaitu saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Dalam referensinya tarbiyah mengenalkan kata muwashofat untuk berusaha memperoleh gradient 1 dalam kurva perjalanan hidup ini. Dalam zahro pun, harapanya terdapat pula muwashofat dzatiyah ( kultur/ karakteristik individu ) dan muwashofat ijtimaiyah ( kultur/karakeristik social ) yang ingin dibentuk.Terasa berat dalam aplikasinya memang, wahhhhhhhhhh diri ini masih sangatttttttttttttttttttttttttttttt jauh dari unsure/nilai pembentuk kesempurnaa akhlak seorang muslim.Ketawazunan dalam diri pribadi saja masih sangat sulit, apalagi beranjak pada kultur social.Seringkali tawazun untuk kepentingan umat mungkin seperti piket ataukah sekedar berbenah jika ada yang tidak beres pada urusan kos, begitu sulitnya untuk dilakukan, karena memang butuh pengorbanan sendiri.Ehm…teringat saat dulu, pengalaman dengan seorang ukhti alumni azzahro, karena melihat cucian yang masih menumpuk diember keburu berangkat kuliah, beliau mau menjemurknya tanpa tahu siempunya dan keikhlasanya mau membereskan, mengepel kamar saudarnya yang lain karena beliau melihat cukup berantakan.Intropeksi dalam diri, keteraturan pengorbanan dengan keikhlasan memang butuh waktu, tidak instant. Seperti sipenulis merasa begitu lamanya proses yang harus dilalui untuk melekatkan muwashofat ijtimaiyah dalam aplikasi amalnya di zahro.Kebersamaan dalam berbenah menguatkan diri diri ini untuk senantiasa menjaga keteraturan amal jamai, teringat kebersamaan dulu dalam kerja bakti zahro …subhanallah begitu terasa ….kesamaan tekad untuk sebuah perbaikan demi kebersihan dan kerapian. Sedangkan dalam muwashofat dzatiyah aspek fikriyah, teringat pada agenda tahsin bersama ,riyadus sholihin bareng, juga ta’lim yang sempat menghadirkan pembicara dari luar dan agenda bersama untuk datang ke majelis ta;lim ( kajian red ).Dalam aspek jasadiyah forum rihlah riyadhoh ,silaturahim menjadi salah satu bentuk untuk menguatkan ikatan ikatan hati kami.

Ayo berbenah , perbaiki zahro, zahro semerbak penuh cinta…:D

AlHasan berkata, Sesungguhnya seorang hamba akan tetap dalam kebaikan selama memiliki penasehat ‘pribadinya’ dan muhasabah menjadi keinginanya.

Hai orang orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaknya tiap tiap jiwa melihat apa yang telah dilakukanya untuk hari esok. ( Q.S Al Hasyr ;18 )

Begitu berat menuliskan , karena sungguh kebencian Allah sangat besar terhadap apa apa yang kamu katakan tapi tidak kamu kerjakan.Semoga senantiasa dikuatkan.


Kamis, 31 Januari 2008

Mimpi JRMN




Saatnya JRMN Melebarkan Sayap Dakwah…
Salam Jihad Sains dan Teknologi …

JRMN yang bertitik tolak atas sebuah jaringan penggabungan kerohanian muslim MIPA dalam kinerjanya pasti tidak akan terlepas dari dua unsur, yaitu aktivitas dakwah oleh kampus dan kekhasan dari fakultas MIPA dibandingkan yang lain. Sebuah kampus dapat dikatakan menjadi persemaian unggul dari anak bangsa. Di dalamnya tersimpan wilayah-wilayah strategis untuk penyampaian berbagai disiplin ilmu dan juga tempat tumbuh berkembangnya segala macam komunitas dengan varietas ideologinya baik islam maupun yang lain. Tempat tumbuh berkembangnya segala macam komunitas sebut saja lahirnya para scientist, para insinyur ataupun birokrat negarawan. Rasanya tidak ada yang tidak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Namun, tetap saja dalam realitanya pascakampus masih menyisakan ruang-ruang kejahatan yang mengenaskan. Hal ini mungkin karena totalitas keilmuanya tidak dibarengi dengan integritas pribadi yang Islami Begitu juga dengan para pakar, birokrat, politisi sampai para ilmuwan..Nyatalah sudah, kampus merupakan persemaian unggul dari komunitas terbatas. Sebuah kesolidan secara struktural maupun personal perlu dibentuk. Meliputi: mekanisme organisasi, penataan sayap-sayap da’wah, jalur koordinasi antar elemen, distribusi power, tugas dan kewajiban, serta yang lainnya. Oleh karenanya perlu dibangun dengan peningkatan kualitas dan kuantitas SDM yang seimbang dengan ‘beban da’wah’ di era sekarang ini.Saat ini berkembang semangat untuk mengekspansi da’wah ke berbagai lini kampus seperti lini keilmuan dengan keilmiahan berbagi disiplin ilmu yang ada, dengan tujuan agar da’wah dapat diterima oleh semua lapisan kampus, sehingga hadirnya ru’yah al islami (kesadaran keIslaman) akan tersebar luas.

Mengantisipasi kebutuhan dan tantangan ekspansi da’wah kampus harus terus dilakukan. Da’wah kampus hanya salah satu dari tangga da’wah yang ada, kedepan akan ada da’wah profesi dll. Sehingga da’wah kampus harus memiliki proyeksi dan persiapan diri menyongsong da’wah setelahnya, dengan mempertajam kompetensi yang mumpuni. Pelebaran sayap da’wah kampus dapat dilakukan partisipasi yang luas serta dilakukan dengan rencana yang matang dan sistematis.

JRMN masih berada dalam aktivitas intern dakwah kampus, tetapi harapanya ke depan JRMN mampu sedari dini mencoba untuk mempersiapkan terealisasinya pelebaran dakwah pasca kampus dengan terbangunya jaringan yang luas dengan elemen profesi keilmuan yang ada di Indonesia. Kelak ketika posisi-posisi strategis suatu elemen seperti BATAN, Ristek serta elemen-elemen eksakta lainnya membutuhkan, JRMN mampu me-link-an dengan SDM yang ada ataupun minimal mampu mengadakan suatu kerjasama membuat barisan yang kokoh, menyusun kekuatan serta menyebarkan al haq terkait dengan dunia sains dan teknologi bagi masyarakat Indonesia.

Sebuah realita yang terjadi tepat dua tahun setelah pendeklarasian JRMN hingga kini masih terus berusaha mencari identitas dirinya, walau terkadang terkesan sekadar pertemuan fisik antar ADK. Akan tetapi, itu ternyata memberikan inspirasi tumbuh kembangnya lembaga dakwah kampus MIPA dengan semangat sharing, semangat berbagi, semangat memberi, semangat bagaimana kita make influences kepada LDK lain agar senatiasa bergerak maju lebih baik. Saat ini memang kinerja JRMN masih hanya berada dalam cakupan kampus, sehingga daya pengaruh, ruang concern, daerah kerja, itu hanya dikenal sebatas kampus parahnya lagi baru sebatas pengurus SKI saja. Padahal tantangan dakwah bukan hanya datang dari kampus. Ada tantangan dakwah regional, global bahkan nasional. Untuk membangun komunikasi, informasi yang datang dari LDK di berbagai kota akan menumbuhkan kekuatan dakwah secara global. Oleh sebab itu JRMN dibutuhkan sehingga kinerja SKI dengan dakwahnya berprinsip "think globally act locally’ tidak bersifat lokal secara terus-menerus. Sehingga timbulah kekuatan bersama untuk tujuan yang sama.
Berhadapan dengan realita yang ada, JRMN baru berjalan berapa tahun. Sarana-sarana yang digunakan pun masih belum cukup optimal, seperti website yang masih baru launching dan renstra yang baru saja dirumuskan. Tak usahlah bergerak panjang, sebelum berpikir panjang .Menilik sebuah forum jaringan lain seperti FULDKT, FSLDK dan jaringan-jaringan nasional lain , mereka pun sebenarnya sama dengan JRMN. Banyak kendala , hambatan yang meski dihadapai. Akan tetapi, mereka senantiasa move walau sekecil apapaun langkahnya.

Bermimpilah untuk berharap esok lebih baik. Bermimpi, kelak JRMN dengan forumnya mampu menggoyahkan Indonesia dengan isu sains keislamannya. Terinspirasi dari FSLDIK yang mampu menggoyahkan Indonesia dengan aksi lautan jilbabnya. JRMN mampu menjadikan websitenya diakses ribuan orang , karena mampu menyajikan khasanah ilmu keMIPAan yang khas, senantiasa mengeksiskan kembali sejarah sains Islam atau hanya sekedar memposting artikel, tulisan ilmiah ataupun penelitian dari mujahid - mujahid MIPA di Indonesia. Ketika website menampilkan juga lowongan-lowongan pekerjaan,besiswa atau informasi lainya yang berhubungan dengan keMIPAan, sehingga tidak hanya aktivis kampus yang akan mengaksesnya. Ketika mahasiswa yang tetap menjadi mujahid hingga lulus, dapat dimanfaatkan untuk tetap include dan bisa menjadi kontributor serta dapat berbagi pengalamanya tentang khasanah keilmuan ketika dibenturkan dalam dunia kerja. Ketika kelak JRMN dengan mujahid-mujahid sebagai ring satunya mampu memberikan kontribusi untuk aktualisasi pengembangan dunia keilmiahan baik dengan mengadakan acara bersama sekelas seminar , ataupun aksi lokal di masing-masing wilayah Indonesia. JRMN mampu membangun kerjasama dengan lembaga atau institusi atau bahkan secara formal terbangun hubungan dengan pemerintah Indonesia khususnya yang menangani masalah kepemudaan dan olahraga atau yang menangani masalah riset dan teknologi .Terinspirasi pula pada Forum FLDKT yang mencoba mengadakan lomba rakit robot tingkat nasional ,sebuah real action dari terbentuknya jaringan yang pastinya akan mempunyai power lebih besar.

Bermimpi senantiasa dibarengi dengan usaha untuk mencapainya, Akan tetapi ketika forum ini belum bisa menghasilkan big action, cukuplah dengan aksi dakwah lokalnya mampu menciptakan pribadi-pribadi scientist muslim ataupun negarawan-negarawan yang mau mengusung nilai keislaman dalam sains dan teknologi sehingga tidak akan berbenturan dengan dunia yang berkembang dengan kemajuan sains dan teknologinya. Akan tetapi, Islam sebagai pedoman hidupnya tetap menjadi tata aturan dalam segala sisi kehidupanya. Sebuah tujuan al inqilaab Islami, untuk merealisasikan misi JRMN terbentuknya masyarakat saintis yang Islami dibutuhkan usaha secara globally dan sistematis dalam struktural dan wacana bersama. Dalam usaha pembangunan strukturalnya JRMN dapat melakukanya dengan adanya kejelasan alur kaderisasi untuk pendampingan LDK yang sudah tergabung dalam anggota JRMN.
to: JRMN
Sungguh dalam kealpaan,,,,,,,....ketika selaama ini belum bisa berbuat banyak,
Sungguh sebenarnya lama tak berada dalam deretan amal kontribusi tuk umat...JRMN
banagunkan ku agar tak sekedar mimpi, sungguh benar pepatah kewajiban yang kita miliki lebih banyak dari waktu yang kita miliki.
Seorang pemenang adalah seorang yang selalu berada dalam lautan ide yang mampu mengubah paradigma berpikir, cara pandang , cara kerja, bekerja dalam langkah yang inovatif dan kreatif.....Ya Rabb terlalu sempit fikiran ini, padahal didepan mata terbentang ....lahan amal yang begitu luas terbentang...kenapa ku tak melahapnya.
Semoga Engkau masih mau memberikan kesempatan tuk berbuat lebih banyak, ingat sebuah tulisan dari Al Mutanabii mengatkan , "Tidaklah kudapatkan cela yang paling besar pada diri seseorang kecuali kemampuanya untuk sempurna,tetapi ia tidak berjuang untuk meraihnya". semoga senantiasa diberikan energi kekuatan dan bekal yang cukup untuk bisa bergerak

Minggu, 27 Januari 2008

hikmah bag 1

ternyata perjalanan dan perjuangan yang paling melelahkan dan meletihkan adalah perjuangan untuk memasuki dan memahami wilayah yanag ada pada diri kita sendiri. ....
Mencoba mengambil hikmah disetiap lembar peristiwa kehidupan ternyata terkadang tak semua orang bisa..Seperti kisah perjalanan akdemik ash ....ya banyak pelajaran yang dapat diambil. Ketika berpikir tentang apa skripsi besok, bagaimana KKN?sudah sejauhmana kefahaman ilmu anti di kimia?sebuah jawaban yang perlu persiapan panjang.
Tetapi cukuplah, ash g akan bahas ini, teringat sebuah kajian dengan 1 ungkapan yang cukup menarik yaitu skripsi kehidupan, saat itu dijelaskan bahwa kualitas skripsi kehidupan seseorang tergantung pada bagaimana memahami umur hidupnya. Ketika ditanya berapa umur anda?apa yang akan dijawab?20kah, 21kah?membuat ash terkesima ....jawablah dengan amal .ya sudah berapa banyak amal yang di lakukan ??Berbicara umur, pasti berhubungan dengan waktu,sebuah hubungan yang berbanding lurus ...ketika waktu tak bisa berhenti , mengapa ada kata nanti, ketika waktu tidak bisa dipacu, mengapa ada kata tunggu.......?mengapa???kadang kita harus berpikir sebenaranya dalam hidup tak ada nanti, tak ada esok hari, yang ada hanya hari ini, untuk apa kita ada?apa yang sedang kita lakukan?ya siapkan jiwa jiwa ini untuk setiap saat menulis skripsi kehidupan kita dengan amal amal sholeh kita. Kelak ketika bilangan ibadah dan amal sholehnya selalu berulang ulang , walau terus terusan mendapat revisi, tetapi pastinya kelak akan diwisuda oleh Malaikat maut dengan predikat cumlaud, sehingga kita bebas mendapatkan kenikmatan kenikmatan diakherat kelak, tanpa harus memusingkan mencari lapangan pekerjaan untuk kita hidup.
Reduksi kepenatan ketika mencoba mencari judul skripsi kehidupan kita, karena sudah pasti yaitu khusnul khotimah dengan terdiri dari berbagai macam bab amal ibadah keseharian kita...

Selasa, 13 November 2007

Tentangku

Dalam deskripsi fisik , style ataukah yang lain, cukup kompleks untuk bercerita tentangku. Nama Asih Widarti, panggilanya Asih kalo diluar orbital atom H, kalo di orbital atom H ( Home red )dipanggil wiwid. Kalo Widarti, jujur baru kutahu artinya sekitar 2 bln yang lalu, gara gara sedang mencarikan nama buat keponakan pertama, tak sengaja ku temukan widarti yang artinya baik ( harum ) hatinya. Ehm semoga seperti aslinya...Putri terakhir dari 4 bersaudara pasangan H. Ikhsanudin dan Khusniati.Semoga alunan suara adzan pengagungan Sang Pencipta Allah Subhanallahu Wata'a yang pertama diperdengarkan oleh bapak ditelingaku, saat ku terlahir tepat 15 juli 1987, menapaki kehidupan baru didunia dan semoga tetap terjaga samapai berakhir dengan khusnul khotimah amin.....Anak bungsu bukan berarti seperti layaknya perkiraan orang , tapi kalo yang ini cukup beda. Sementara hingga sekarang ini, masih tinggal bersama orang tua di Kebumen, ya walaopun sekrang sebenarnya kos di Wisma Azzahro Pogung Dalangan.
Riwayat Pendidikan kaya mau masukin lamaran ya ..:) TK Tamanwinangun, SD MURTIREJO, SLTP N 2 KEBUMEN, SLTA N1 KEBUMEN, KIMIA UGM 05.
Penulis seringkali membuat prediksi dirinya terlalu lambat dalam melakukan pembelajaran dalam hidupnya, makanya dalam weblog ini dikasih judul catalis real muslim, karena ingin segera menemukan katalis hidupnya ,sehingga dapat segera melakukan akselerasi untuk naik ke tangga kehidupan yang lebih tinggi, dimata manusia ataupun dihadapan Sang Khalik.Seringkali berusaha mencari katalis tuk mempercepat terjadinya reaksi, tapi sungguh telah ada catalis alam yang hakiki ,ketika kita diposisikan sebagai reaktan yaitu seorang muslim, maka temukan jawabanya dalam weblog ini. Tak usahlah pusing pusing memikirkan hingga Ksp pikiranmu sangat rendah bahkan sampai mengalami kejenuhan, dan mengendap.
Terkadang penulis merasa dirinya seorang yang abstrak acak, g sistematis dan mudah sekali mendapatkan ide disembarang tempat, waktu ataupun kondisi terdesak,maka penulis sekarang sedang mencoba untuk bisa berpikir dan tetuang dalam tulisan yang sistematis , sebelum penyesalan tiba, membayangkan saat menghadapi masamasa skripsi dan draft teknya selalu dicoret oleh dosen , karena tulisanya g sistematis dan acak kasihannn. deh...smga tidak terjadi.
Dalam keyakinan, kesungguhan, keuletan, dan kegigihan berakhir dengan kepasrahan total kepada Allah Subhanallahu Wata'ala berharaplah untuk bisa melaukan yang terbaik dan mendapat yang terbaik disetiap usahamu.